• Jl. Raya IX Sukamandi
  • (0260) 520157
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
52 dilihat       11 Mei 2026

Kementan dan Pemda Perkuat Antisipasi Kemarau, Pertanaman Padi Gunungkidul Aman Hingga Masa Panen

Kementerian Pertanian (Kementan) bersama pemerintah daerah terus memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi kemarau panjang akibat fenomena El Nino yang diperkirakan berlangsung hingga Oktober 2026. Upaya mitigasi dilakukan untuk memastikan produksi pangan nasional tetap terjaga, khususnya di wilayah sentra padi tadah hujan.

Salah satu langkah konkret dilakukan melalui monitoring intensif pertanaman padi musim tanam kedua (MT2) di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Meski menghadapi musim kering, ribuan hektare pertanaman padi di wilayah Semin dan Ngawen dipastikan dalam kondisi aman dan siap memasuki masa panen.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul bersama jajaran penyuluh pertanian terus melakukan pemantauan kondisi pertanaman dan ketersediaan air di lapangan guna memastikan produksi tetap optimal di tengah perubahan iklim yang terjadi tahun ini.

Di Kapanewon Semin, pertanaman padi seluas 2.924 hektare yang ditanam pada Februari hingga Maret 2026 dipastikan aman hingga masa panen. Kondisi tersebut ditopang ketersediaan air yang masih mencukupi serta curah hujan yang relatif baik hingga April lalu. Panen raya MT2 di wilayah tersebut diperkirakan mulai berlangsung pada pekan ketiga Mei 2026.

Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) BPP Semin, drh. Rumini mengatakan petani di wilayah Semin mulai beradaptasi menghadapi ancaman kemarau dengan menggunakan varietas padi umur pendek atau genjah yang lebih tahan terhadap keterbatasan air.

“Saat ini hamparan padi di Semin sudah mulai menguning dan siap dipanen dalam waktu dekat. Petani juga mulai banyak menggunakan varietas genjah seperti Pajajaran, M70D, dan Trisakti sehingga lebih siap menghadapi musim kering,” kata Rumini dalam keterangannya pada Jumat (8/6/2026).

Optimisme serupa juga terlihat di wilayah Ngawen yang menjadi salah satu sentra produksi padi di Gunungkidul. Ketua Tim Produksi Tanaman Pangan DPP Gunungkidul, Danang Sutopo menyebut total luas pertanaman padi MT2 di wilayah tersebut mencapai 8.756 hektare dan diperkirakan memasuki masa panen mulai akhir Mei hingga awal Juni 2026.

“Kami memprediksi panen di Ngawen akan berlangsung dari minggu ketiga Mei hingga awal Juni 2026. Kami berharap air tetap mencukupi hingga masa panen berakhir, didukung dengan penggunaan varietas umur pendek yang lebih tahan terhadap keterbatasan air,” ungkap Danang.

Langkah antisipatif yang dilakukan pemerintah daerah bersama penyuluh dan petani ini sejalan dengan upaya Kementerian Pertanian dalam memperkuat adaptasi perubahan iklim melalui pengawalan pertanaman, pengelolaan air, penggunaan varietas adaptif, serta monitoring lapangan secara berkala.

Kementerian Pertanian terus mendorong daerah untuk melakukan mitigasi dini menghadapi potensi kekeringan agar produksi pangan nasional tetap terjaga dan target peningkatan produksi dapat tercapai meski di tengah tantangan iklim ekstrem.

Dalam kesempatan berbeda, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pemerintah terus memperkuat infrastruktur pengairan untuk mengantisipasi dampak kekeringan dan menjaga produksi pangan nasional tetap aman.

“Kami sudah instruksikan seluruh jajaran untuk mempercepat langkah antisipasi kekeringan, mulai dari rehabilitasi irigasi, optimasi pompanisasi, hingga penyediaan sumur dangkal dan sumur dalam di daerah rawan kekeringan. Air adalah kunci produksi pertanian, sehingga pengelolaannya harus dipastikan berjalan optimal,” ujar Mentan Amran.

Mentan Amran juga terus mendorong pemerintah daerah melakukan pemetaan wilayah rawan kekeringan serta memperkuat pengawalan pertanaman agar petani tetap dapat berproduksi di tengah tantangan iklim ekstrem.

“Kita tidak boleh menunggu sampai terdampak. Mitigasi harus dilakukan lebih awal supaya produksi tetap aman dan petani tidak mengalami kerugian saat kemarau panjang,” pungkasnya.

 

Prev Next

- BBPSI Padi


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Anak Muda Papua Bertani Dengan Drone, Mentan Amran: Pertanian Modern Merauke Sejajar Negara Maju
    13 Jul 2026 - By BBPSI Padi
  • Thumb
    Pimpin 137 Ribu Hektare Cetak Sawah dan Oplah di Tanah Papua, Mentan Amran: Itu Semua Milik Rakyat
    13 Jul 2026 - By BBPSI Padi
  • Thumb
    Padi Biofortifikasi Dukung PM AAS dan Pangan Bernutrisi
    10 Jul 2026 - By BBPSI Padi
  • Thumb
    BRMP Padi-AFACI Gelar Bimtek Monitoring Hama Penyakit untuk Amankan Produksi Padi
    07 Jul 2026 - By BBPSI Padi
  • Thumb
    PM-AAS Dongkrak Produksi Padi Tiga Kali Lipat, Mentan Pastikan Swasembada Pangan Berkelanjutan
    29 Jun 2026 - By BBPSI Padi

tags

Kemarau el nino gunungkidul

Kontak

(0260) 520157

[email protected]

Jl. Raya IX, Desa Sukamandi, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat

Kode Pos 41256

Whats App : 085756420179

www.padi.brmp.pertanian.go.id

© 2023 - 2026 Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian Tanaman Padi. All Right Reserved